Tuesday, July 9, 2013

Pensiunan BRI Akan Gelar Unjuk Rasa Nasional

TEMPO.CO, Jakarta - Kurang puas dengan kebijakan mengenai pembayaran pensiun, mantan karyawan Bank BRI merencanakan demo dalam skala nasional di Jakarta pada Agustus mendatang. Demikian disampaikan oleh A.G. Kabul, Koodinator Nasional Forum Komunikasi Pensiunan Penuntut Pesangon (FKP3).

"Kemungkinan kami turun aksi kira-kira Agustus. Sekarang ini sedang melakukan persiapan-persiapan untuk aksi damai itu di BRI," kata Kabul.

Dia mengklaim pihak manajemen BRI belum membayarkan pesangon dan pensiun sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. "Tuntutan kita itu masih sama, hak-hak normatif berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Karena sampai saat ini BRI belum memenuhi ketentuan undang-undang itu," ujar Kabul.

Meskipun Undang-Undang Ketenagakerjaan sudah dilaksanakan, para pensiunan karyawan BRI melihat banyak pelaksanaan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Dari total 7.500 orang yang terima pesangon, hanya 4,9 persen yang dibayarkan," ujarnya.

Kabul menampik tudingan aksinya ditunggangi kepentingan politik. "Saya memang mendengar wacana ada pihak yang mencoba memanfaatkan aksi nasional ini ke arah gerakan politik, itu kaitannya dengan pemilihan presiden 2014 nanti. Tapi, saya kira terlalu jauh jika mengait-ngaitkan aksi kami dengan kepentingan politik," ujar Kabul. Jika upaya mediasi dan unjuk rasa mentok, para mantan karyawan BRI itu akan mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat. "Sekarang yang siap membantu ada empat fraksi (di DPR-red)."

Mengomentari aksi yang dilakukan pihak FKP3, juru bicara Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menyatakan itu adalah hak mereka untuk menyatakan pendapat. Namun lebih elegan bila perselisihan itu diselesaikan melalui prosedur yang benar. UU Ketenagakerjaan telah memberikan koridor huku m yang jelas bilamana terjadi perselisihan hubungan industrial.

Dita berjanji selalu mengawal untuk memastikan agar hak-hak pekerja BUMN itu bisa dipenuhi. "Karena ketentuan mengenai pembayaran pesangon dan pensiun sudah sangat jelas," ujarnya lagi, Sabtu, 6 Juli 2013.

BURHAN SOLICHIN

Topik Terhangat:

Karya Penemu Muda
| Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap| Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh


Terpopuler:

5 Manfaat Berciuman bagi Kesehatan

Korupsi Simulator, KPK Periksa Lagi Jenderal Nanan

Demi Kebersihan, Kini Ada Urinoir dengan Wastafel

Ini Alasan Kuba Terima Permintaan Suaka Snowden

Pemain Muslim Mengubah Liga Inggris

Simulator SIM, Ini Pertanyaan KPK untuk Nanan













ifttt
Put the internet to work for you. via Personal Recipe 3011197

No comments:

Post a Comment