Wednesday, July 10, 2013

Mesir Perintahkan Tangkap Pemimpin Pemberontak

TEMPO.CO, Kairo - Kantor kejaksaan Mesir telah mengeluarkan perintah penangkapan Mohamed Badie, pemimpin tertinggi Al-Ikhwan Al-Muslimin, kelompok pendukung presiden Muhammad Mursi yang terguling. Badie dituduh telah menghasut kekerasan di luar markas Garda Republik yang menyebabkan 51 orang tewas, Senin lalu.

Kantor berita negara MENA melaporkan, selain Badie pejabat Al-Ikhwan senior lain yang diperintahkan ditahan adalah wakil presiden Al-Ikhwan Mahmoud Ezzat, pemimpin partai Essam El-Erian dan Mohamed el-Beltagy. Al Jazeera menambahkan, sembilan orang lain termasuk dalam surat perintah penangkapan.

Satu hari sebelumnya, jaksa penuntut  mulai menyelidiki 650 orang yang diduga terlibat dalam kekerasan pada Senin pagi, 8 Juli lalu. Kantor kejaksaan tak menyebut siapa saja yang tengah diselidiki.

Al-Ikhwan telah menyerukan sebuah "pemberontakan" untuk mengembalikan kekuasaan Mursi setelah aksi penembakan Senin. Ribuan pengikut Al-Ikhwan berkumpul di dekat sebuah masjid di timur laut Kairo menuntut kembalinya Presiden Muhamad Mursi.

Kelompok yang memenangi pemilu lalu ini  pada Rabu juga telah menolak tawaran untuk bergabung dengan kabinet transisi Mesir.  Perdana Menteri sementara, Hazem el-Beblawi, mengumumkan ia akan mulai bekerja membentuk pemerintahan sementara setelah bertemu dengan para pemimpin liberal.

Beblawi mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa ia akan sulit memenangkan dukungan bulat dari Mesir bagi pemerintah barunya. "Tentu saja kami menghormati opini publik dan kami mencoba memenuhi harapan rakyat, tapi selalu ada waktu pilihan, ada lebih dari satu alternatif, Anda tidak bisa memuaskan semua orang," katanya.

Al Jazeera | YR







ifttt
Put the internet to work for you. via Personal Recipe 3011197

No comments:

Post a Comment