Monday, June 3, 2013

Pembunuh Anak Berkeliaran? Polda Metro: Itu Hoax

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto memastikan bahwa pesan pendek dan blackberry messenger yang beredar adanya pembunuh anak berkeliaran di Jakarta Selatan adalah cerita bohong. "Itu hoax," ujarnya kepada Tempo, Senin 3 Juni 2013.

Menurut dia, polisi sudah mengecek kebenaran kasus pembunuhan yang disebut dalam pesan pendek itu. Hasilnya bisa dipastikan kalau itu isapan jempol belaka. "Masak ada pembunuhan 40 orang tidak ada laporan satu pun," kata Rikwanto.

Rikwanto memastikan polisi sudah menelusuri kabar ada kasus pembunuhan teranyar di Poltangan, Jakarta Selatan. "Ternyata di sana tidak ada laporan seperti itu."

Sebelumnya, sepanjang pekan lalu beredar pesan singkat soal adanya pembunuh anak-anak dan perempuan sedang berkeliaran. Pesan itu berbunyi sebagai berikut:

"Mohon kawan-kawan berhati-hati. Jika mau keluar rumah, usahakan jangan sendirian. Soalnya, di Poltangan, ada lelaki yang datang dari Jawa ke Jakarta untuk mengasah ilmu, dengan membunuh anak-anak kecil dan gadis.

Polisi sudah melakukan penyelidikan dan menemukan lelaki ini. Tapi dia menghilang di kantor polisi. Jadi berhati-hatilah. Sudah 40 orang jadi korban. Sekarang lelaki itu ada di Pejaten, dan sempat dikejar tapi menghilang lagi. Sekarang dia ada di Pasar Minggu."

Sekali lagi, Polda Metro Jaya telah memastikan bahwa pesan pendek itu adalah kabar bohong.

ATMI PERTIWI

Berita Terpopuler:
Tito Kei Ditembak, Ini Jawaban Hercules 

Lalu Lintas Tanah Abang 'Diluruskan' Hari Ini 

Helmy Santika Jadi Ketua Tim Penyidik Kasus Tito Kei

Stasiun UI Akan Tutup Loket Peron Jakarta 

Ini Cara Mengurai Kemacetan di Tanah Abang







ifttt
Put the internet to work for you. via Personal Recipe 3011197

No comments:

Post a Comment