Tuesday, May 21, 2013

Diduga Korupsi, Ketua DPRD Lampung Selatan Dicopot

TEMPO.CO, Lampung - Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrat Lampung Selatan mencopot Ketua Dewan Partai Demokrat Lampung Selatan Siti Farida, Selasa 22 Mei 2012. Pencopotan Siti Farida karena telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi Rp 657,5 juta dari pengusaha. "Setelah beliau telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Lampung," kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Lampung Selatan Harjono, Rabu 23 Mei 2013.

Selain berstatus tersangka, kata dia, pencopotan Siti Farida didasarkan pada surat rekomendasi dari Badan Kehormatan DPRD Lampung Selatan. Hal ini sebagai upaya memperbaiki kredibilitas partai menjelang pemilihan legislatif. "Dia juga sudah membuat surat pernyataan yang intinya bersedia mundur atau dicopot jika telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi," katanya.

Setelah mencopot Siti Farida yang tertuang dalam surat bernomor 057 /DPC.PD/LS/2013 itu, Partai Demokrat telah mengajukan tiga anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD Lampung Selatan sebagai pengganti. Ketiga anggota legislative yang diusulkan ke Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat adalah Raden Muhammad Ismail, Harjono dan Ali Nuhdin. "Mudah-mudahan Pengurus Pusat langsung menurunkan rekomendasi sehingga bisa segera dilantik pengganti Siti Farida. Jika berlarut-larut bisa mengganggu aktifitas legislatif di Lampung Selatan," ujarnya.

Kepolisian Daerah Lampung telah menetapkan Siti Farida sebagai tersangka gratifikasi senilai Rp 657,5 juta sejak dua bulan lalu. Politisi Partai Demokrat itu dilaporkan oleh seorang pengusaha yang mengaku telah menyetor uang ratusan juta untuk mendapatkan proyek senilai Rp 3,75 milyar. "SF telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung. Hingga saat ini kasus itu masih dalam pendalaman dan pemeriksaan saksi serta alat bukti," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih.

Sementara itu Siti Farida belum bisa dimintai konfirmasi terkait pencopotan itu. Permohonan konfirmasi dan pesan pendek yang dikirik Tempo tidak dibalas.

NUROCHMAN ARRAZIE




Topik Terhangat:

Menkeu Baru
| PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Baca juga:
Gadis Bercadar Potong 'Burung' dengan Cutter

Kronologi Pemotongan 'Burung' oleh Gadis Bercadar

Gadis Bercadar Sempat Membantah Potong 'Burung'
Diajak Mesum, Gadis Bercadar Nekat Potong 'Burung'







ifttt
Put the internet to work for you. via Personal Recipe 3011197

No comments:

Post a Comment